Kamis, 26 Februari 2009

Families and Species Ikan R-Z

RACHYCENTRIDAE

Cobias Gabus laut
by Teguh Peristiwady, Seishi Kimura, and Sasanti R. Suharti




Rachycentron canadum


Large sized marine fishes, up to about 2 m in total length. Body elongate, subcylindrical; head depressed; dorsal fin spines short but strong, not connected by membrane; second dorsal fin long, with I-III spines and 26-33 soft rays; anal fin long with II-III spines and 22-28 soft rays; caudal fin lunate in adults but rounded in young. This family includes a single species, Rachycentron canadum.

Termasuk ikan laut yang berukuran besar, lebih dari 2 m panjang total. Badan memanjang, agak silinderis; kepala gepeng; jari-jari keras sirip punggung pendek tetapi kuat, tidak yang dihubungkan oleh selaput; sirip punggung kedua panjang, dengan I-III jari-jari keras dan 26-33 jari-jari lemah; sirip dubur panjang dengan II-III jari-jari keras dan 22-28 jari-jari lemah; sirip ekor ikan dewasa bentuk bulan sabit tetapi bundar pada ikan muda. Famili ini meliputi satu jenis, Rachycentron canadum.








SAMARIDAE

by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Samariscus triocellatus


Body oblong, elliptical, strongly compressed. Origin of dorsal fin in front of eye. Eyes on right side. Margin of preopercle distinct. No spine in all fins; dorsal and anal fins separated from caudal fin.

Similar family occurring in Indo-West pacific. Soleidae are similar in body shape and eye position, but the preopercle without free margin.

Badan lonjong, bulat panjang, sangat pipih. Awal sirip punggung terletak di depan mata. Mata di bagian kanan. Pinggiran preoperkulum jelas. Tidak mempunyai jari-jari keras pada semua sirip; sirip punggung dan dubur terpisah dari sirip ekor.

Famili serupa yang terdapat di Indo-Pasifik Barat. Soleidae serupa dalam bentuk badan dan posisi mata, tetapi preoperkulum tanpa tepi yang bebas.









SCARIDAE

Parrotfishes Ikan kakatua
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Calotomus carolinus

Calotomus spinidens

Cetoscarus bicolor

Chlorurus bleekeri

Chlorurus bowersi

Chlorurus capistratoides

Chlorurus sordidus

Hipposcarus longiceps

Leptoscarus vaigiensis

Scarus dimidiatus

Scarus flavipectoralis

Scarus frenatus

Scarus ghobban

Scarus globiceps

Scarus niger

Scarus oviceps

Scarus prasiognathos

Scarus quoyi

Scarus rivulatus

Scarus spinus

Scarus tricolor


Body oblong, compressed. Dorsal fin continuous with IX, 10 rays, ana fin with III, 9 rays. Teeth on jaws fused to form large beak-like plates; 1 or 2 short canines behind tooth plates in adults. Scales large, cycloid.

Similar family in Indo-West Pacific. Labridae are similar in body shape but clearly distinguishable by having separate, normal teeth on jaws.

Badan oblong, piph. Sirip punggung koninyu dengan IX jari-jari keras, 10 jari-jari lemah, sirip dubur dengan III jari-jari keras, 9 jari-jari lemah. Gigi di rahang berganbung dalam bentuk lempengan seperti paruh yang besar. Pada ikan dewasa 1 atau 2 gigi canine pendek dibelakang lempengan gigi. Sisik besar dan lingkaran.

Famili serupa yang terdapat di daerah Indo-Pasifik Barat. Labridae mirip dalam bentuk badan tetapi jelas berbeda dengan adanya gigi normal yang terpisah di rahang.









SCIAENIDAE

Croakers and drums Gulama
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Atrobucca nibe

Johnius borneensis

Body elongate, moderately compressed; whole head and body completely scaled except for tip of snout. Sensory pores frequently conspicuous on tip of snout (upper rostral pores), on lower edge of snout (marginal rostral pores), and on chin (mental pores); usually upper rostral pores 3 or 5, marginal rostral pores 5, and mental pores 3 pairs. Dorsal fin continuous, with a deep notch between the anterior (spinous) and posterior (soft) portions; anterior portion with VIII-X (usually X) slender spines, and posterior portion with I spine and 21-44 soft rays; base of posterior portion much longer than anal fin base; anal fin with II spines and 6-12 (usually 7) soft rays; caudal fin emarginate to pointed, never deeply forked, usually pointed in juveniles, rhomboidal in adults. Scales cycloid or ctenoid. Lateral line scales extending to hind margin of caudal fin. Swimbladder well developed with thick wall; carrot-shaped, or hammer-shaped, with horn-like, tube-like or arborescent appendages.

Similar families occurring in Indo-West Pacific. Centropomidae have lateral line extending to hind margin of caudal fin, but anal fin with III spines. Apogonidae and Sillaginidae have II anal fin spines, but lateral line ends at the base of caudal fin.

Bentuk badan memanjang, agak kompress; seluruh bagian kepala dan badan tertutup sisik kecuali ujung moncong. Lubang sensor berpori sering kali terdapat pada ujung moncong (pori-pori rostral bagian atas), pada bagian pinggiran bawah moncong (pori-pori rostral marginal), dan pada dagu (pori-pori mental); biasanya pori-pori rostral bagian atas 3-5, pori-pori rostral marginal 5, dan pori-pori mental 3 pasang. Sirip punggung tidak terputus, dengan lekukan yang dalam antara bagian sirip yang berjari-jari keras dan bagian sirip yang berjari-jari lemah; sirip bagian depan VIII-X (biasanya X) dengan jari-jari keras yang pipih, dan bagian belakang dengan I jari-jari keras dan 21-44 jari-jari lemah; dasar sirip punggung yang berjari-jari lemah lebih panjang daripada dasar sirip dubur; sirip dubur dengan II jari-jari keras dan 6-12 (biasanya 7) jari-jari lemah; sirip ekor berpinggiran berlekuk sampai meruncing, tidak pernah berbentuk cagak, biasanya meruncing pada ikan-ikan muda, dan berbentuk rhomboid pada ikan dewasa. Sisik lingkaran atau sisir. Sisik-sisik gurat sisi mencapai pinggiran bagian belakang sirip ekor. Swimbladder sangat berkembang yang dilengkapi dengan dinding yang tebal; berbentuk carrot, palu, dengan arborescent appendages berbentuk tanduk atau tabung.

Famili serupa. Centropomidae mempunyai gurat sisi yang mencapai pinggiran bagian belakang sirip ekor, tetapi sirip dubur dengan III jari-jari keras. Apogonidae dan Sillaginidae mempunyai jari-jari keras sirip dubur II, tetapi gurat sisi berakhir pada dasar sirip ekor.








SCOMBRIDAE

Tunas Tuna
by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Auxis rochei

Euthynnus affinis

Grammatorcynus bilineatus

Gymnosarda unicolor

Katsuwonus pelamis

Rastrelliger faughni

Rastrelliger kanagurta

Scomberomorus commerson

Thunnus maccoyii


Body relatively elongate, fusiform, and moderately compressed. Two dorsal fins, the first usually with short base. Finlets present behind dorsal and anal fins. At least 2 small keels on caudal peduncle. Caudal fin deeply forked. Body covered with small to medium scales or a corselet developed on area behind head and pectoral fin.

Similar families. Carangidae with often scutes on side of body and 1 or 2 separate spines before anal fin.

Badan relatif memanjang, gelendong dan agak pipih. Mempunyai dua sirip punggung, yang pertama biasanya dengan dasar yang pendek. Sirip-sirip tambahan terdapat di belakang sirip punggung dan sirip dubur. Paling tidak terdapat 2 plat tulang pada batang ekor. Sirip ekor sangat cagak. Badan tertutup dengan sisik-sisik kecil sampai sedang atau sebuah corselet yang berkembang di dibelakang kepala dan sirip dada.

Famili-famili serupa. Carangidae dengan seringkali sisik menebal pada badan dan 1 atau 2 duri-duri terpisah sebelum sirip dubur.









SCORPAENIDAE

Scorpionfishes Ikan lepu
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Ablabys taenianotus

Dendrochirus zebra

Inimicus didactylus

Paracentropogon longispinis

Pterois antennata

Scorpaenodes albaiensis

Scorpaenodes guamensis

Scorpaenodes parvipinnis

Scorpaenodes scaber

Scorpaenopsis macrochir

Scorpaenopsis papuensis

Scorpaenopsis possi

Scorpaenopsis ramaraoi

Sebastapistes strongia

Small to moderate sized marine fishes. Body oblong, moderately compressed, covered with scales or naked. Head large, compressed or robust, not encased with bony armor, usually with ridges and spines; second suborbital bone extending posteriorly across the cheek to the preopercle (suborbital stay); two nostrils on each side; preopercle with 3-5 spines; opercle with 1-2 spines. Dorsal fin usually single with XI-XVII, 8-17; anal fin I-III (usually III), 3-9; pelvic fin I, 2-5.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Congiopodidae: one nostril on each side of head. Aploactinidae: body usually covered with short villiform prickles. Caracanthidae: body oval, extremely compressed, covered with small rough papillae. Gnathanacanthidae: dorsal fin separate, the first with VII spines, the second with III spines.

Termasuk ikan-ikan air laut berukuran kecil sampai sedang. Badan oblong, agak kompress, tertutup sisik atau halus tidak bergerigi. Kepala lebar, kompress atau robust, tidak terbungkus oleh duri bertulang, biasanya dengan ujung pinggiran tajam dan berduri; tulang suborbital yang kedua melewati bagian belakang pipi sampai ke penutup insang bagian depan; mempunyai dua lubang hidung pada masing-masing sisi; penutup insang bagian depan dengan 3-5 duri; tulang penutup insang dengan 1-2 duri. Sirip punggung biasanya hanya satu dengan jari-jari keras XI-XVII dan jari-jari lemah 8-17; sirip dubur dengan jari-jari keras I-III (biasanya III) dan 3-9 jari-jari lemah; sirip perut dengan jari-jari keras 1 dan jari-jari lemah 2-5.

Famili-famili serupa di Indo-Pasifik Barat. Congiopodidae: satu lubang hidung pada masing-masing sisi kepala. Aploactinidae: badan biasanya tertutup oleh prickles pendek berbentuk villiform. Caracanthidae: badan bulat memanjang (oval), sangat kompress, tertutup oleh papil kasar tetapi berukuran kecil. Gnathanacanthidae: sirip dorsal terpisah, yang pertama dengan VII jari-jari keras, yang kedua dengan III jari-jari keras.








SERRANIDAE

Groupers and sea basses Kerapu dan geropa
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Anyperodon leucogrammicus

Centrogenys vaigiensis

Cephalopholis argus

Cephalopholis aurantia

Cephalopholis boenak

Cephalopholis cyanostigma

Cephalopholis leopardus

Cephalopholis microprion

Cephalopholis miniata

Cephalopholis polleni

Cephalopholis sonnerati

Cephalopholis spiloparaea

Cephalopholis urodeta

Cromileptes altivelis

Diploprion bifasciatum

Epinephelus areolatus

Epinephelus caeruleopunctatus

Epinephelus coioides

Epinephelus fasciatus

Epinephelus maculatus

Epinephelus merra

Epinephelus ongus

Epinephelus sexfasciatus

Holanthias borbonius

Plectropomus leopardus

Pseudanthias huchtii

Pseudanthias squamipinnis

Pseudogramma polyacanthum

Variola albimarginata

Variola louti

Medium to large sized marine fishes. Body more or less compressed, with usually ctenoid scales; opercle with 3 spines, lateral line continuous, not extending onto caudal fin. Dorsal fin single with VII-XIII spines; anal fin with III spines; pelvic fin I, 5; caudal fin usually rounded, truncate, or lunate.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Cenropomidae: dorsal fin deeply notched or separated in 2 portions.

Termasuk ikan-ikan air laut yang berukuran sedang sampai besar. Badan kurang lebih kompress, biasanya dengan sisik sisir. Keping tulang penutup tulang mempunyai 3 duri, gurat sisi tidak terputus, tidak mencapai sirip ekor. Sirip punggung tunggal dengan VII-XIII jari-jari keras; sirip dubur dengan III jari-jari keras; sirip perut dengan 1 jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah; sirip ekor biasanya membundar, tegak atau berbentuk sabit.

Famili-famili serupa di Indo-Pasifik Barat. Centropomidae: sirip punggung berlekuk dalam
atau terpisah menjadi dua bagia.








SIGANIDAE

Rabbitfishes or spinefoots Beronang
by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Siganus argenteus

Siganus corallinus

Siganus doliatus

Siganus fuscescens

Siganus guttatus

Siganus puellus

Siganus spinus

Siganus vermiculatus

Siganus vulpinus


Body ovate, compressed, covered with very small scales. Dorsal fin continuous, usually with XIII spines and 10 soft rays, and preceded by an embedded, recumbent spine; anal fin with VII spines and 9 soft rays; pelvic fins with an inner and outer spines separated by 3 soft rays; spines venomous. Mouth small, terminal, not protractile; teeth small, incisiform, bicuspid or tricupsid.

Similar family occurring in the Indo-West Pacific. Acanthuridae and Chaetodontidae are similar in body shape to Siganidae, but they have normal pelvic fins with one spine on the outer portion.

Badan bulat telur, pipih, tertutup oleh sisik yang sangat kecil. Sirip punggung kontinyu, biasanya dengan XIII jari-jari keras yang tertanam; sirip dubur dengan VII jari-jari keras dan 9 jari-jari lunak; sirip perut dengan jari-jari keras didalam dan diluar dan dipisahakan oleh 3 jari-jari lunak; jari-jari keras berbisa. Mulut kecil, terminal, tidak dapat disembulkan; gigi kecil, incisiform, bicuspid atau tricupsid.

Famili serupa yang terdapat di Indo-Pasifik Barat. Acanthuridae dan Chaetodontidae mirip dalam bentuk dengan Siganidae, tetapi mempunyai sirpi perut yang normal dengan satu jari-jari keras pada bagian luar.








SILLAGINIDAE

Sillagos Rejung
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Sillago sihama


Medium sized marine and brackish water fishes, up to about 70 cm in length. Body elongate, subcylindrical, with ctenoid scales; mouth small, terminal, with villiform teeth bands on jaws; small teeth on vomer, none on palatines; opercle with a single sharp spine; lateral line complete. Two dorsal fins (little or no interspace), the first with X-XIII spines and the second with one spine and 16-27 soft rays; anal fin with II spines and 14-26 soft rays; pelvic fin I, 5; caudal fin emarginate to truncate. Three genera: Sillaginopsis (snout and head depressed, second dorsal fin spine elongate), Sillaginodes and Sillago (snout and head not depressed, second dorsal-fin spine not elongate, lateral line scales 50-84).

Termasuk ikan-ikan air alut dan air payau yag berukuran sedang. Badan memanjang, subsilindris, dengan sisik sisir; mulut kecil, terminal, dengan deretan gigi-gigi villiform pada kedua rahang; gigi kecil di prevomer, tidak di palatine; keping penutup insang dengan duri tunggal yang tajam; gurat sisi lengkap; Dua sirip punggung (sedikit atau tidak ada jarak), yang pertama dengan X-XIII jari-jari sirip keras dan yang sirip punggung keduas dengan satu jari-jari keras dan 16-27 jari-jari lemah; sirip dubur dengan II jari-jari keras dan 14-26 jari-jari lemah; sirip perut dengan satu jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah; sirip ekor berbentuk berpinggiran berlekuk sampai berpinggiran tegak. Tiga genus : Sillaginopsis (moncong dan kepala pipih, jari-jari keras sirip punggung yang kedua memanjang), Sillaginodes dan Sillago (moncong dan kepala tidak pipih, jari-jari keras sirip punggung yang kedua tidak memanjang, sisik gurat sisi 50-84).








SOLEIDAE

Soles
by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Parachirus xenicus

Pardachirus pavoninus

Synaptura marginata


Body oval or somewhat elongate and strongly compressed. Eyes on right side. Mouth small, asymmetrical. No spines in all fins. Preopercle without free margin, embedded in skin. Dorsal fin extending far forward on head. Lateral line single and straight.

Similar family occurring in Indo-West pacific. Cynoglossidae: similar in body shape to Soleidae, but their eyes are positioned on left side.

Badan bulat panjang atau agak memanjang dan sangat pipih. Mata pada bagian sisi sebelah kanan. Mulut kecil, tidak simetris. Tidak terdapat jari-jari keras pada semua sirip. Preoperkulum tanpa pinggiran yang bebas, tertanam dalam kulit. Sirip punggung mencapai jauh di kepala bagian depan. Gurat sisi satu dan lurus.

Famili-famili serupa yang terdapat di Indo-Pasifik Barat. Cynoglossidae: serupa dalam bentuk badan dengan Soleidae, tetapi mata jenis ini terletak di bagian sisi sebelah kiri.








SPHYRAENIDAE

Barracudas Alu-alu
by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Sphyraena barracuda

Sphyraena flavicauda

Sphyraena forsteri


Body elongate, subcylindrical, covered with small, cycloid scales. Two dorsal fins well separated; pectoral fins short, situated on or below axis of body; caudal fin forked. Snout long, pointed. Mouth terminal, large. Jaws elongate, the lower jaw relatively projecting; long, sharp-edged teeth on jaws and palatines; usually one or two strong, sharp canines near tip of lower jaw. Lateral line well developed, straight. Body silver, often with dark bars.

Similar family occurring in Indo-West Pacific. Belonidae is similar to Sphyraenidae in having an elongate body and large mouth with long, strong teeth, but differ from it by having a single dorsal fin.

Badan memanjang, sub-silindris, tertutup oleh sisik cycloid berukuran kecil. Dua sirip punggung yang benar-benar terpisah; sisip dada pendek, terletak pada atau dibawah sumbu badan; sirip ekor cagak. Moncong panjang, meruncing. Mulut terminal, besar. Rahang memanjang, rahang bawah relatif menjulur; panjang, gigi pada rahang dan palatin berpinggiran tajam; biasanya satu atau dua kuat, dekat ujung rahang bawah dengan gigi taring yang tajam. Gurat sisi sangat berkembang, lurus. Badan keperakan, seringkali dengan strip lebar kehitaman.

Famili-famili serupa yang terdapat di Indo-Pasifik Barat. Belonidae serupa dengan Sphyraenidae karena mempunyai badan yang memanjang dan mulut yang besar dengan gigi-gigi kuat dan panjang, tetapi berbeda dengan adanya satu sirip punggung.








SYMPHYSANODONTIDAE

Bunquelovelies
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Symphysanodon katayamai

Symphysanodon typus

Small to moderate sized marine fishes. Body slender, somewhat compressed. Snout blunt; premaxilla with a toothless symphysial notch; base of lower jaw teeth elevated posteriorly; suborbital extremely narrow; opercle with 2 spines. Dorsal fin single, usually with IX spines and 10 soft rays; anal fin with III spines and 7-8 soft rays; caudal fin deeply forked. Most of head and body covered with ctenoid scales.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Serranidae: opercle with 3 spines. Lujanidae: dorsal fin with X-XII spines.

Termasuk ikan-ikan laut yang berukuran kecil sampai sedang. Badan langsing, sedikit pipih. Moncong tumpul; premaxilla dengan satu lekukan simphysial yang tidak bergigi; dasar gigi rahang bawah terangkat di bagian belakang; suborbital sangat sempit; operkulum dengan 2 duri. Sirip punggung satu, pada umumnya dengan IX jari-jari keras dan 10 jari-jari lemah; sirip dubur dengan II jari-jari keras dan 7-8 jari-jari lemah; sirip ekor sangat bercagak. Kebanyakan bagian kepala dan badan tertutup dengan sisik ctenoid.

Famili-famili serupa yang terdapat di Indo-Pasifik Barat. Serranidae: Operkulum dengan 3 duri. Lujanidae: sirip punggung dengan X-XII jari-jari keras.








SYNGNATHIDAE

Pipefishes and seahorses Tangkur buaya
by Seishi Kimur, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Corythoichthys haematopterus

Corythoichthys schultzi

Corythoichthys sp. 10

Doryrhamphus dactyliophorus

Doryrhamphus janssi

Hippocampus kuda

Syngnathoides biaculeatus


Small to medium sized marine to freshwater fishes with elongate body encased in a series of bony rings. Mouth small usually at end of elongate tube-like snout; gill opening small. A single dorsal fins usually with 15-60 soft rays; anal fin very small with 2-6 rays; pelvic fins absent; caudal fin present (Syngnathinae) or absent (Hippocampinae).

Similar families occurring Indo-West Pacific. Solenostomidae: two dorsal fins; pelvic fins developed.

Termasuk ikan-ikan air laut dan air tawar yang berukuran sedang sampai besar dengan bentuk badan memanjang, terbungkus deretan lingkaran tulang. Mulut kecil biasanya terletak pada ujung moncong yang menyerupai tabung; celah insang kecil. Mempunyai satu sirip punggung biasanya dengan 15-60 jari-jari lemah; sirip dubur sangat kecil dengan 2-6 jari-jari sirip; tidak mempunyai sirip perut; mempunyai sirip ekor (Syngnathyinae) atau tidak mempunyai (Hippocampinae).

Famili-famili serupa di Indo-Pasifik Barat. Solenostomidae : mempunyai dua sirip punggung; sirip perut berkembang.








SYNODONTIDAE

Lizardfishes Beloso
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Saurida gracilis

Saurida nebulosa

Synodus dermatogenys

Synodus variegatus

Trachinocephalus myops


Small to medium-sized marine fishes, with cylindrical moderately elongate body. Mouth large with numerous needle-like teeth on jaws and palatines; hind tip of upper jaw extending well beyond hind margin or eye; supramaxilla small or absent; branchiostegal rays 8-26. Scales present at least on the posterior half of body and along lateral line. No spinous fin rays; dorsal rays 9-18; anal rays 7-18; adipose fin present above anal fin.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Aulopodidae: two supramaxilla present; hind tip of upper jaw not or slightly extending beyond hind margin of eye.

Termasuk kategori ikan laut yang berukuran kecil sampai sedang, dengan bentuk badan memanjang yang agak silindris. Mulut besar dengan sejumlah gigi rahang seperti jarum pada rahang dan palatin; ujung belakang rahang atas benar-benar melewati pinggiran belakang mata; tulang rahang atas antara kecil atau tidak ada; tulang penutup insang tambahan 8-26. Sisik sedikitnya tersebar pada setengah bagian belakang badan dan sepanjang gurat sisi. Tidak mempunyai jari-jari berbisa; jari-jari sirip punggung 9-18; jari-jari sirip dubur 7-18; sirip lemak diatas sirip dubur.

Famili-famili serupa di Indo-Pasifik Barat. Aulopodidae: mempunyai dua tulang rahang atas antara; ujung belakang rahang atas tidak atau sedikit melewati pinggiran belakang mata.








TERAPONIDAE

Terapon perches or terapon grunter Kerong-kerong
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Pelates quadrilineatus

Terapon jarbua

Terapon theraps


Medium sized marine, brakish, or freshwater fishes. Body moderately deep and compressed; opercle with two spines posteriorly, lower spine longer and stronger; rear preopercular margin serrate; no vormerine and palatine teeth (excluding few species). Single dorsal fin, with XI-XIV spines and 8-14 soft rays; anal fin with III spines and 7-12 soft rays; pectoral fin with 12-17 soft rays; pelvic fin with I spine and 5 soft rays.

Similar families occurring in the area. Haemuridae: opercle with a single spine; chin with enlarged pores; 11-26 soft dorsal fin rays. Lethrinidae: dorsal fin with X spines and 9-10 soft rays. Lutjanidae: teeth typically present on vomer and palatine; pectoral fin relatively long, falcate. Sparidae: enlarged axillary scale at base of pelvic fin; rear margin of preopercle smooth.

Termasuk ikan laut, air payau, atau ikan air tawar berukuran sedang. Badan agak tinggi dan pipih; operculum dengan dua duri keras di bagian belakang, duri keras bagian bawah lebih panjang dan lebih kuat; pinggiran belakang preoperkulum bergerigi; tidak terdapat gigi vormerine dan palatine (tidak termasuk beberapa jenis). Sirip punggung satu, dengan XI-XIV jari-jari keras dan 8-14 jari-jari lemah; sirip dubur dengan III jari-jari keras dan 7-12 jari-jari lemah; sirip dada dengan 12-17 jari-jari lemah; sirip perut dengan I jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah.

Famili-famili serupa yang terdapat di area. Haemulidae: Operkulum dengan satu duri; dagu dengan pori-pori membesar; 11-26 jari-jari lemah sirip punggung. Lethrinidae: sirip punggung dengan X jari-jari keras dan 9-10 jari-jari lemah. Lutjanidae: gigi terdapat pada vomer dan palatine; sirip dada relatif panjang, berbentuk sabit. Sparidae: sisik axillary membesar pada dasar sirip perut; pinggiran belakang preoperkulum halus.








TETRAODONTIDAE

Puffers Buntal
by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Arothron hispidus

Arothron immaculatus

Arothron manilensis

Arothron reticularis

Canthigaster bennetti

Canthigaster compressa

Canthigaster epilampra

Canthigaster solandri

Canthigaster valentini

Chelonodon patoca

Small to medium-sized fishes, never more than 80 cm in total length. Jaws modified to form a beak of 4 heavy, powerful teeth, 2 above and 2 below; gill opening simple slit in front of pectoral fin. Pelvic fin absent; dorsal and anal fins located far posteriorly, containing no spines, but 7-15 soft rays; caudal fin truncate, rounded, or emarginate to somewhat lunate. Lateral lines, when present often indistinct, forming an interconnecting pattern on the sides of head and body, but quite distinct in some genera (e.g., Lagocephalus). Typical scales absent, but many spinules often present on body.

Similar family occurring in the area. Diodontidae: strong elongate spines cover head and body; a single tooth plate in each of the upper and lower jaws (2 tooth plates in each jaw in Tetraodontidae).

Termasuk ikan-ikan yang berukuran kecil sampai sedang, tidak pernah melewati panjang total 80 cm. Rahang berubah menjadi bentuk paruh dari 4 gigi yang sangat kuat, 2 diatas dan 2 diatas; bukaan insang sederhana terletak didepan sirip dada. Tidak mempunyai sirip perut; sirip punggung dan sirip dubur terletak jauh di belakang, tidak mempunyai jari-jari keras, tetapi dengan 7-15 jari-jari lemah; sirip ekor tegak, bundar, atau berlekuk sampai agak bulan sabit. Gurat sisi, kalau ada sering tidak jelas, membentuk sebuah pola interkoneksi pada sisi-sisi kepala dan badan, akan tetapi telihat jelas pada beberapa jenis (e.g. Lagocephalus). Tidak mempunyai sisik, tetapi beberapa spinula sering terdapat pada badan.

Famili-famili serupa terdapat di area. Diodontidae: duri kuat dan panjang menutupi kepala dan badan; rahang atas dan rahang bawah dengan masing-masing satu lempeng gigi (Tetraodontidae dengan 2 lempeng gigi pada masing-masing rahang).









TOXOTIDAE

Archerfishes Ikan sumpit
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Toxotes jaculatorix


Medium sized marine to fresh water fishes. Body deep and compressed, with ctenoid scales; dorsal and anal fins restricted to posterior half of body; a deep longitudinal groove on roof of mouth. Single dorsal fin, with IV-VI spines and 15-18 soft rays; anal fin with III spines and 15-18 soft rays; pectoral fin with 11-15 soft rays; pelvic fin with I spine and 5 soft rays.

Similar families occurring in the area. Pempheridae: base of dorsal fin short, much shorter than anal fin base.

Termasuk ikan laut sampai ikan air tawar yang berukuran sedang. Badan tinggi dan pipih, dengan sisik ctenoid; sirip punggung dan sirip dubur dimulai dari setengah bagian badan kebelakang; sebuah lekuk yang dalam membujur pada atap mulut. Sirip punggung satu, dengan IV-VI jari-jari keras dan 15-18 jari-jari lemah; sirip dubur dengan III jari-jari keras dan 15-18 jari-jari lemah; sirip dada dengan 11-15 jari-jari lemah; sirip perut dengan I jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah.

Famili-famili serupa yang terdapat di area. Pempheridae: dasar sirip punggung pendek, jauh lebih pendek dibanding dasar sirip dubur.








TRICHIURIDAE

Cutlassfishes, hairtails, or frostfishes Layur
by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Trichiurus lepturus


Body extremely elongate, compressed, ribbon-like with a small forked or hair-like caudal fin. Mouth large with sharp canines, those at front of upper jaw fang-like. A single nostril on each side. Pelvic fins absent, or reduced to 1 scale-like spine with 0-2 rudimentary soft rays.

Similar families. Gempylidae with 2 nostrils on each side; Trachipteroid fishes with elongate anterior rays of dorsal fin.

Badan sangat memanjang, pipih, seperti pita dengan sirip ekor cagak kecil atau seperti rambut. Mulut besar dengan gigi taring tajam, gigi yang berada pada rahang atas seperti taring. Masing-masing sisi dengan satu lubang nostril. Tidak mempunyai sirip perut, atau mengecil menjadi duri seperti sisik dengan 0-2 jari-jari lemah yang mengecil

Famili-famili serupa. Gempylidae dengan 2 lubang nostril pada masing-masing sisi; ikan-ikan Trachipteroid dengan jari-jari sirip punggung bagian depan memanjang.









TRIPTERYGIIDAE

Triplefin blennies
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Enneapterygius tutuilae

Helcogramma striatum

Small sized marine fishes. Body moderately elongate; usually ctenoid scales on body; tubed lateral line scales present at least anterior part of body. Three dorsal fins, the first and second ones has III-X and VIII-XXVI spines, respectively, whereas third one with 7-17 soft rays; anal fin with 0-II spines and 14-32 soft rays; pelvic fin with I embedded spine and 2-3 simple soft rays.

Similar families occurring in the area. Blenniidae: single dorsal fin (sometimes deep notch developed between spinous and soft portions); body naked. Eleotridae and Gobiidae: usually 2 dorsal fins; no tubed lateral line scales.

Termasuk ikan laut yang berukuran kecil. Badan agak memanjang; pada umumnya dengan sisik ctenoid pada badan; sisik gurat sisi berbentuk pipa sedikitnya terdapat di bagian depan badan. Tiga sirip punggung, pertama dan kedua mempunyai III-X dan VIII-XXVI jari-jari keras, berturut-turut, sedangkan ketiga dengan 7-17 jari-jari lemah; sirip dubur dengan 0-II jari-jari keras dan 14-32 jari-jari lemah; sirip perut dengan I jari-jari keras yang tertanam dan 2-3 jari-jari lemah sederhana.

Famili-famili serupa yang terdapat di area. Blenniidae: sirip punggung satu (kadang-kadang dengan lekukan dalam antara bagian keras dan bagian lemah); badan tidak bersisik. Eleotridae dan Gobiidae: pada umumnya 2 sirip punggung; tidak terdapat sisik gurat sisi yang berebntuk pipa.








ZANCLIDAE

Moorish idol
by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Zanclus cornutus


Body strongly compressed and very deep, 1 to 1.4 in SL. Snout narrow and producing. Third dorsal fin spine greatly elongate and filamentous, its length usually longer than standard length. Dorsal fin continuous with VI or VII spines and 39-43 soft rays, anal fin with III spines and 32 to 36 soft rays, and pectoral fin with 18 or 19 soft rays. Badan sangat pipih dan sangat tinggi, 1-1.4 SL. Moncong sempit dan menjulur. Jari-jari keras ke-3 sirip punggung sangat memanjang dan membentuk filamen, panjangnya biasanya lebih panjang daripada panjang baku. Sirip punggung bersambung dengan VI atau VII jari-jari keras dan 39-43 jari-jari lemah, sirip dubur dengan III jari-jari keras dan 32-36 jari-jari lemah, dan sirip dada dengan 18-19 jari-jari lemah.



Tidak ada komentar: