Rabu, 25 Februari 2009

FAMILI DAN SPESIES IKAN E-L

ELEOTRIDAE

Sleepers
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Butis butis


Small to moderate sized fishes usually found in brackish or freshwater areas (rarely in marine). Body moderately elongate, more or less compressed posteriorly; pelvic fins separated, innermost or preceding rays longest; no pored or tubed lateral line scales on body; teeth usually conical, forming some or more rows in each jaw; minute sensory papillae well developed on head (and few on body and caudal fin), forming transverse or longitudinal rows; 6 branchiostegal rays. Two dorsal fins, first one with VI-X flexible spines, second one with one spine and 6-15 soft rays; anal fin with I flexible spine and 6-12 soft rays; pelvic fins 14-25 soft rays; pelvic fin usually with I spine and 5 soft rays.

Similar families occurring in the area. Blenniidae: single dorsal fin (sometimes deep notch developed between spinous and soft portions); teeth incisor-like, forming single row in each jaws. Gobiidae: pelvic fins fused medially together in many species; 5 branchiostegal rays. Tripterygiidae: 3 dorsal fins.

Termasuk ikan berukuran kecil sampai sedang yang pada umumnya ditemukan didaerah air payau atau air tawar (jarang di laut). Badan agak memanjang, kurang lebih pipih dibagian belakang; sirip perut terpisah, jari-jari lemah terdalam atau sebelumnya terpanjang; tidak terdapat sisik gurat sisi berpori atau berbentuk pipa pada badan; gigi pada umumnya berbentuk kerucut, membentuk beberapa atau lebih baris pada setiap rahang; sensor papillae kecil berkembang dengan baik pada kepala (dan sedikit pada badan dan sirip ekor), membentuk baris melintang atau membujur; 6 jari-jari lemah branchiostegal. Memiliki dua sirip punggung, yang pertama dengan VI-X jari-jari keras fleksibel, kedua dengan satu jari-jari keras dan 6-15 jari-jari lemah; sirip dubur dengan I jari-jari keras fleksibel dan 6-12 jari-jari lemah; sirip perut 14-25 jari-jari lemah; sirip perut pada umumnya dengan I jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah.

Famili-famili serupa yang terdapat di area. Blenniidae: sirip punggung satu (kadang-kadang dengan lekukan dalam antara bagian keras dan bagian lemah); gigi seperti gigi seri, membentuk baris tunggal pada setiap rahang. Gobiidae: sirip perut menyatu di bagian tengah pada banyak jenis; 5 jari-jari lemah branchiostegal. Tripterygiidae: 3 sirip punggung.








ENGRAULIDAE

Anchovies Teri
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Encrasicholina heteroloba

Stolephorus indicus

Stolephorus waitei

Thryssa baelama

Small to medium-sized silvery fishes, with slender, more or less compressed body. Snout projecting, mouth inferior; hind tip of upper jaw extending beyond hind margin of eye and jaw articulation well behind eye; branchiostegal rays 7-19. Scales cycloid; lateral line absent; pelvic scute with lateral arms present; prepelvic scutes usually present. No spinous fin rays; pelvic fins abdominal with usually 6 or 7 rays.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Elopidae: mouth terminal, branchiostegal rays 27-35, no abdominal scutes, lateral line present. Megalopidae: mouth terminal, gular plate well developed, branchiostegal rays 23-27, no abdominal scutes, lateral line present. Clupeidae: mouth terminal or inferior, jaw articulation under or just behind eye, pelvic fin with usually 8 or 9 rays. Chanidae: mouth terminal, branchiostegal rays 4, no abdominal scutes, lateral line present.

Termasuk ikan-ikan keperak-perakan yang berukuran kecil sampai sedang, pipih, badan kurang lebih berbentuk kompress. Moncong menonjol, mulut inferior; ujung rahang atas bagian belakang melewati bagian pinggiran belakang mata dan artikulasi rahang benar-benar di belakang mata; tulang tambahan penutup insang 7-19. Sisik lingkaran; tidak bergurat sisi; mempunyai scutes di sirip perut yang dilengkapi dengan lengan lateral; biasanya mempunyai scutes didepan sirip perut. Tidak mempunyai jari-jari keras berbisa; sirip perut terletak abdominal dengan jari-jari sirip biasanya 6 atau 7.

Famili-famili serupa di Indo-Pasifik Barat. Elopidae: mulut terminal, tulang penutup insang tambahan 27-35, tidak mempunyai scutes di bagian perut, mempunyai gurat sisi. Megalopidae: mulut terminal, lempengan gular sangat berkembang, tulang tambahan penutup insang 23-27, tidak mempunyai scutes di bagian perut, mempunyai gurat sisi. Clupeidae: mulut terminal atau inferior, artikulasi rahang dibawah atau tepat dibelakang mata, jari-jari sirip perut pada umumnya 8 atau 9. Chanidae: mulut terminal, tulang tambahan penutup insang 4, tidak mempunyai scutes di bagian perut, mempunyai gurat sisi.













EPHIPPIDAE

Spade fishes or batfishes Gebel
by Keiichi Matsuura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Platax boersii

Rhinoprenes pentanemus

Deep, nearly circular compressed body with ctenoid scales. Mouth small, terminal; teeth on jaws brush-like, frequently tricuspid. Dorsal fin continuous with V-IX spines and 19-40 soft rays; anal fin with III spines and 17-28 soft rays. In many species of Ephippidae, body silvery with dark bars.

Similar family occurring in the Indo-West Pacific. Chaetodontidae with usually an elongate, slightly tube-like snout.

Bentuk badan tinggi, hampir bundar, pipih dengan sisik sisir. Mulut kecil, terminal; gigi di rahang seperti sikat, seringkali tricuspid. Sirip punggung koninyu dengan V-IX jari-jari keras dan 19-40 jari-jari lunak; sirip dubur dengan III jari-jari keras dan 17-28 jari-jari lunak. Pada beberapa jenis Ephippidae, badan keperakan dengan garis lebar yang tegak.

Famili serupa yang terdapat di Indo-Pasifik Barat. Chaetodontiidae dengan badan yang biasanya memanjang, moncong sedikirt seperti pipa.








EXOCOETIDAE

Flyingfishes Ikan terbang
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Cheilopogon cyanopterus

Cheilopogon spilopterus

Small to medium sized marine fishes. Body elongate, cylindrical with small mouth; lower jaw not produced in adults; jaw teeth very small or absent. Fin spines absent; pectoral fins high on side, exceptionally long, extending beyond origin of dorsal fin; pelvic fin abdominal, usually long. Lateral line low on body.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Hemiramphidae: pectoral fin short, never extending to origin of dorsal fin; lower jaw usually produced.

Termasuk ikan-ikan laut yang berukuran kecil sampai sedang. Badan memanjang, silindris dengan mulut kecil; pada ikan dewasa, rahang bawah tidak terbentuk; gigi pada rahang sangat kecil atau tidak ada. Tidak mempunyai jari-jari keras sirip; Sirip dada terletak di bagian atas sisi badan, sangat panjang, mencapai dibawah awal dasar sirip punggung; sirip perut terletak kebelakang, biasanya panjang. Gurat sisi terletak pada bagian bawah badan.

Famili-famili serpa di Indo-Pasifik Barat. Hemiramphidae: sirip dada pendek, tidak pernah mencapai awal sirip punggung; biasanya rahang bawah terbentuk.








FISTULARIIDAE

Cornetfishes
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Fistularia commersonii


Medium to large sized marine fishes with elongate, depressed body. Mouth relatively small at end of elongate tube-like snout; lower jaw without barbel; body naked or with small prickles; lateral line well developed. No spinous dorsal fin; dorsal and anal fins opposed, each with 13-20 rays; caudal fin forked with a long filament produced by middle 2 caudal rays. One genus, Fistularia, with 4 species.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Aulostomidae: head and body compressed; lower jaw with barbel; body scaled; caudal fin rounded.

Termasuk ikan-ikan air laut yang berukuran sedang sampai besar dengan bentuk badan memanjang, bentuk badan gepeng. Mulut relatif kecil dan terletak di ujung moncong yang menyerupai tabung; rahang bawah tidak mempunyai janggut; badan tidak bergerigi atau dengan prickles yang kecil; gurat sisi sangat berkembang. Sirip pnggung tidak mempunyai jari-jari keras berbisa; sirip punggung dan sirip dubur saling berlawanan, masing-masing dengan 13-20 jari-jari sirip; sirip ekor cagak dengan filamen panjang yang terletak diantara kedua ujung sirip. Terdiri dari satu genus, Fistularia, dan 4 spesies.

Famili-famili serupa yang terdapat di Indo-Pasifik Barat. Aulostomidae: kepala dan badan compressed; rahang bawah mempunyai janggut; badan bersisik; sirip ekor membundar.








GERREIDAE

Mojarras Kapas-kapas
by Seishi Kimura, Sasanti R. Suharti, and Teguh Peristiwady




Gerres oblongus

Gerres oyena

Small to medium sized marine and brackish fishes. Body compressed, depth variable, oblong to rhomboidal, covered with thin, cycloid , moderately large scales; head scaled; mouth small, highly protrusible; teeth on jaws small, brush-like; gill membrane free from isthmus; scaly sheath along bases of dorsal and anal fins. A single dorsal fin, lacking a distinct notch, with IX-X, 9-18; anal fin with II-IV, 13-14; pelvic fin with I, 5; caudal fin deeply forked; vertebrae 24.

Similar families. Leiognathidae: scales small; head usually naked (some species with cheek scales).

Termasuku ikan-ikan laut dan rawa yang berukuran kecil sampai sedang. Badan pipih, tinggi badan bervariasi, oblong sampai belah ketupat, tertutup oleh sisik yang tipis, sisik lingkaran, sisik berukuran sedang; kepala bersisik; mulut kecil, sangat dapat disembulkan; gigi pada rahang kecil, seperti sikat; membran insan bebas dari isthmus; darerah bersisik sepanjang dasar sirip punggung dan sirip dubur. Satu sirip punggung, tidak mempunyai lekukan yang jelas, dengan IX-X, 9-18; sirip dubur biasanya dengan II-IV, 13-14; sirip perut I, 5; sirip ekor sangat cagak; tulang belakang 24

Famili serupa. Leiognathidae: sisik kecil; kepala biasanya licin tidak bersisik (beberapa jenis dengan sisik di pipi).








GOBIIDAE

Gobies Gobi
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Acentrogobius suluensis

Acentrogobius species

Amblygobius buanensis

Amblygobius decussatus

Amblygobius nocturnus

Amblygobius phalaena

Amblygobius rainfordi

Asterropteryx bipunctata

Asterropteryx semipunctata

Asterropteryx spinosa

Asterropteryx species

Cabillus tongarevae

Callogobius flavobrunneus

Callogobius maculipinnis

Callogobius species

Caragobius urolepis

Cryptocentrus leptochephalus

Ctenogobiops aurocingulus

Ctenogobiops tongaensis

Dromubs triangularis

Eviota albolineata

Eviota bifasciata

Eviota pellucida

Eviota sebreei

Eviota species

Exyrias belissimus

Exyrias puntang

Exyrias species

Favonigobius opalescens

Fusigobius humeralis

Fusigobius neophytus

Fusigobius signipinnis

Gladiogobius ensifer

Gnatholepis anjerensis

Gobiodon okinawae

Gobiodon spilophthalmus

Gobiopsis aporia

Isthmogobius baliurus

Istigobius ornatus

Macrodontogobius wilburi

Mahidolia mystacina

Oplopomops diacanthus

Oplopomus oplopomus

Oxyurichthys cornutus

Oxyurichthys papuensis

Paragobiodon xanthosomus

Parioglossus formosus

Parioglossus nudus

Periophthalmus argentilineatus

Pleurosicya bilobata

Pleurosicya carolinensis

Pleurosicya labiata

Pleurosicya muscarum

Priolepis cincta

Sueviota lachneri

Taenioides anguillaris

Trimma annosum

Trimma benjamini

Trimma emeryi

Trimma milta

Trimma naudei

Trimma striata

Trimma tevegae

Trimma species 1

Trimma species 2

Trimma species 3

Trimma species4

Valenciennea sexguttatus

Vanderhorstia ornatissima


Small to moderate sized fishes found in marine, brackish or freshwater areas (often in upstream above waterfall). Body shape highly variable, but, typically, moderately elongate and more or less compressed posteriorly; pelvic fins fused medially, exclusive of several coral reef genera with separated ones; no pored or tubed lateral line scales on body; teeth typically conical (fattened and incisor-like in some genera), forming a single to several rows in each jaw; minute sensory papillae well developed on head (and few on body and caudal fin), forming transverse or longitudinal rows; 5 branchiostegal rays. Usually 2 dorsal fins, first one with 0-X flexible spines, second one usually with I spine and 5-66 soft rays; anal fin with I flexible spine and 5-65 soft rays; pectoral fins 12-65 soft rays; pelvic fin usually with I spine and 4-5 soft rays.

Similar families occurring in the are. Blenniidae: single dorsal fin (sometimes deep notch developed between spinous and soft portions); teeth incisor-like, forming single row in each jaws. Eleotridae: pelvic fins separated; 6 branchiostegal rays. Tripterygiidae: 3 dorsal fins.

Termasuk ikan laut, air payau atau tawar yang berukuran kecil sampai sedang (sering di hulu di atas air terjun). Bentuk badan sangat bervariasi, tetapi, khususnya, agak memanjang dan kurang lebih pipih di bagian belakang; sirip perut menyatu di bagian tengah, diluar beberapa genera terumbu karang yang terpisah satu dengan lainnya; tidak terdapat sisik gurat sisi yang berpori atau berbentuk pipa pada badan; gigi khas berbentuk kerucut (mendatar dan seperti gigi seri pada beberapa genus), membentuk satu atau beberapa baris pada setiap rahang; sensor papillae kecil berkembang baik pada kepala (dan sedikit pada badan dan sirip ekor), membentuk baris melintang atau baris membujur; 5 jari-jari lemah branchiostegal. Pada umumnya 2 sirip punggung, yang pertama dengan 0-X jari-jari keras fleksibel, yang ke-2 pada umumnya dengan 1 jari-jari keras dan 5-66 jari-jari lemah; sirip dubur dengan I jari-jari keras fleksibel dan 5-65 jari-jari lemah; sirip dada 12-65 jari-jari lemah; sirip perut pada umumnya dengan I jari-jari keras dan 4-5 jari-jari lemah.

Famili-famili serupa yang terdapat di area. Blenniidae: sirip punggung satu (kadang-kadang dengan lekukan dalam antara bagian keras dan bagian lemah); gigi seperti gigi seri, membentuk baris tunggal pada setiap rahang. Eleotridae: sirip perut terpisah; 6 jari-jari lemah branchiostegal. Tripterygiidae: 3 sirip punggung.








GOBIOSOCIDAE

Clingfishes
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Diademichthys lineatus


Small sized marine fishes (few in freshwater). Body moderately elongate, more or less depressed anteriorly, subcylindrical or compressed; head and body naked; dorsal and anal fins restricted to posterior half of body; pelvic fins modified into a ventral sucking disc. Single dorsal fin, with 3-21 soft rays; anal fin with 3-14 soft rays; pectoral fin with 16-31 soft rays (exclusive of Australian genus Alabes with no dorsal, anal, pectoral, and pelvic fin rays).

Similar families occurring in the are. Blenniidae: no ventral sucking disc; origin of dorsal fin at anterior part of body. Gobiidae: usually two dorsal fins; slender and flexible spines on dorsal and anal fins.

Termasuk ikan laut berukuran kecil (hanya sedikit di air tawar). Badan agak memanjang, kurang lebih gepeng di bagian depan, hampir silinderis atau pipih; kepala dan badan tidak bersisik; sirip punggung dan sirip dubur terbatas ke setengah badan bagian belakang; sirip perut termodifikasi menjadi sebuah cakram hisap di perut. Sirip punggung satu, dengan 3-21 jari-jari lemah; sirip dubur dengan 3-14 jari-jari lemah; sirip dada dengan 16-31 jari-jari lemah (tidak termasuk genus Australian Alabes yang tidak mempunyai jari-jari sirip punggung, dubur, dada, dan perut).

Famili-famili serupa yang terdapat di area. Blenniidae: tidak mempunyai cakram hisap di perut; awal sirip punggung di bagian depan badan. Gobiidae: pada umumnya dua sirip punggung; jari-jari keras fleksibel dan langsing pada sirip punggung dan dubur.








HAEMULIDAE

Sweetlips and grants Raja bau
by Teguh Peristiwady, Sasanti R. Suharti, and Seishi Kimura




Diagramma pictum

Plectorhinchus albovittatus

Plectorhinchus chaetodonoides

Plectorhinchus gibbosus

Plectorhinchus lessonii

Plectorhinchus lineatus

Plectorhinchus orientalis

Plectorhinchus polytaenia

Pomadasys argenteus


Medium sized marine and brackish fishes. Body oblong, usually compressed, covered with ctenoid scales; head almost entirely scaled; mouth small or medium, subterminal, lips thick; chin with pores; teeth conical in narrow band in each jaw, palatines toothless; hind margin of lachrymal not exposed. A single dorsal fin with IX-XV strong spines and 11-26 soft rays; anal fin with III spines, the second usually very strong, and 7-9 soft rays; pelvic fin with I, 5; caudal fin truncate or emarginate in adults, rounded in juveniles; branchiostegals 7; vertebrae 26-27.

Similar families. Lutjanidae: suborbital area naked; palatines usually toothed. Lethrinidae: no scales on preopercle; dorsal fin with 9-10 soft rays. Nemipteridae: no pores on chin; hind margin of lachrymal exposed. Sparidae: suborbital area naked; preopercular margin not serrated.

Termasuk ikan-ikan laut dan rawa yang berulutan sedang. Badan oblong, biasanya pipih, tertutup oleh sisik sisir; kepala hampir seluruhnya bersisik; mulut kecil atau sedang, subterminal, hang terdapat gigi conical dalam deretan yang lachtymal ticak terlihat. Satu sirip punggung dengan IX-XV jari-jari keras yang kuat dan 11-26 jari-jari lunak; sirip dubure dengan III jari-jari keras, yang kedua piasanya sangata kuat, dan 7-9 jari-jari lunak; sirip perut I, 5; pada ikan dewasa sirip ekor tegak atau emarginate, pada ikan-ikan muda membundar; branchiostegals 7; tulang saring insang 26-27.

Famili serupa. Lutjanidae: daerah suborbital licin ticak bersisik; platines biasanya bergigi. Lethrinidae: tulang penutup insang ticak bersisik; jari-jari lunak sirip punnung 9-10. Nemipteridae: tidak terdapat pori-pori pada dagu; bagian belakang lachrymal terlihat. Sparidae: daerah suborbital licin tidak bersisik; bagian tepi tulang penutup insang ticak bergerigi.








HEMIRAMPHIDAE

Halfbeaks Ikan julung
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Zenarchopterus dispar

Zenarchopterus gilli

Small to medium sized marine and freshwater fishes. Body elongated and compressed usually with long lower jaw but short triangular upper jaw, bearing small teeth in several rows. Fin spines absent; dorsal and anal fins positioned posteriorly; no isolated finlets; pectoral fin short; pelvic fins abdominal with 6 rays. Scales large, cycloid; lateral line low on body with a branch to pectoral fin origin.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Belonidae: usually both jaws elongate; pectoral fin short; scales small. Scoberesocidae: several finlets after both dorsal and anal fins; jaws long or short; scales small. Exocoetidae: pectoral fin very large; jaws short; scales large.

Masuk kedalam kategori ikan-ikan air laut dan air tawar yang berukuran sedang sampai besar. Badan memanjang, kompress dan biasanya rahang bawah panjang tetapi rahang atas segitiga pendek dengan beberapa baris gigi kecil. Tidak mempunyai jari-jari keras; sirip punggung dan sirip dubur terletak ke bagian belakang tubuh; tidak mempunyai sirip tambahan yang terisolasi; sirip dada pendek; sirip perut abdominal dengan 6 jari-jari sirip. Sisik besar, sisik lingkaran; gurat sisi rendah pada badan dengan cabang ke permulaan sirip dada.

Famili-famili serpa di Indo-Pasifik Barat. Belonidae: biasanya kedua rahang memanjang; sirip dada pendek; sisik kecil. Scoberesocidae: mempunyai beberapa sirip tambahan setelah sirip punggung dan sirip dubur; rahang panjang atau pendek; sisik kecil. Exocoetidae: sirip dada sangat lebar; rahang.










HOLOCENTRIDAE

Soldierfishes and squirrelfishes Ikan gora
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Myripristis adusta

Myripristis berndti

Myripristis pralinia

Myripristis violacea

Neoniphon argenteus

Neoniphon opercularis

Neoniphon sammara

Sargocentron caudimaculatum

Sargocentron cornutum

Sargocentron diadema

Sargocentron punctatissimum

Sargocentron violaceum

Medium sized tropical marine fishes. Body oblong or moderately elongated, compressed, with large eyes. Dorsal fin with X-XIII spines and 11-17 soft rays, spinous portion much longer than soft portion, deeply notched between the portions; anal fins with IV spines, the third stoutest and usually longest; pelvic fins with I spine and 7 soft rays. Scales large, ctenoid; lateral line complete.

Similar families occurring Indo-West Pacific. Berycidae: dorsal fin with III-VII spines, lacking a notch between spinous and soft portions.

Termasuk ikan-ikan laut yang berukuran sedang. Badan bulat panjang atau agak memanjang, pipih, dengan mata besar. Sirip punggung dengan X-XIII jari-jari keras dan 11-17 jari-jari lemah; bagian keras lebih panjang daripada bagian lemah, diantara kedua bagian tersebut dengan lekukan tajam; sirip dubur dengan IV jari-jari keras, yang ke 3 terkuat dan biasanya terpanjang; sirip perut dengan I jari-jari keras dan 7 jari-jari lemah. Sisik besar, ctenoid; gurat sisi lengkap

Famili-famili serupa di Indo-Pasifik Barat. Berycidae: sirip punggung dengan III-VII jari-jari keras, tidak terdapat lekukan tajam antara bagian keras dan bagian lemah.








KRAEMERIIDAE

Sand gobies Gobi pasir
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Kraemeria cunicularia


Small sized marine or brackish water fishes. Body elongate; head and body naked; lower jaw well protruding beyond upper jaw; eyes minute and close together. Single dorsal fin, with IV-VI flexible spines and 13-18 rays; anal fin with I spine and 11-14 rays; pectoral fin with 3-9 rays; pelvic fin with I spine and 5 rays.

Similar family occurring in the area. Creediidae: upper jaw with fleshy expansion; no dorsal and anal fin spines.

Termasuk ikan laut atau ikan air payau yang berukuran kecil. Badan memanjang; kepala dan badan tidak bersisik; rahang bawah menonjol melebihi bagian atas; mata kecil dan saling berdekatan. Sirip punggung satu, dengan IV-VI jari-jari keras fleksibel dan 13-18 jari-jari lemah; sirip dubur dengan I jari-jari keras dan 11-14 jari-jari lemah; sirip dada dengan 3-9 jari-jari lemah; sirip perut dengan I jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah.

Famili serupa yang terdapat di area. Creediidae: rahang atas dengan tambahan berdaging; sirip punggung dan sirip dubur tidak mempunyai jari-jari keras.








KYPHOSIDAE

Sea chubs Ekoh
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Kyphosus cinerascens


Medium sized marine fishes. Body oblong, moderately deep and compressed; mouth small; teeth on outer row on jaws unicuspid, incisor-like. Single dorsal fin with XI spines and 12-15 soft rays; anal fin with III spines and 11-14 soft rays; pectoral fin with 16-20 soft rays; pelvic fin with I spine and 5 soft rays.

Similar families occurring in the area. Girellidae: teeth on outer row on jaws tricuspid; XIII-XVI spines on dorsal fin.

Ikan laut berukuran sedang. Badan lonjong, tinggi badan sedang dan pipih (memipih tegak; mulut kecil; gigi pada baris terluar dari rahang uniscuspid, seperti gigi seri. Sebuah sirip punggung dengan XI jari-jari keras dan 12-15 jari-jari lemah; sirip dubur dengan III jari-jari keras dan 11-14 jari-jari lemah; sirip dada dengan 16-20 jari-jari lemah; sirip perut dengan I jari-jari keras dan 5 jari-jari lemah.

Famili-famili serupa terdapat di lokasi. Girellidae: gigi pada baris terluar dari rahang tricuspid; duri sirip punggung XIII-XVI jari-jari keras.








LABRIDAE

Wrasses Nuri dan keling
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Anampses caeruleopunctatus

Bodianus bilunulatus

Bodianus leucosticutus

Bodianus mesothorax

Cheilinus chlorourus

Cheilinus fasciatus

Cheilinus trilobatus

Cheilio inermis

Choerodon anchorago

Choerodon robustus

Cirrhilabrus cyanopleura

Coris gaimard

Epibulus insidiator

Gomphosus varius

Halichoeres argus

Halichoeres chloropterus

Halichoeres hartzfeldii

Halichoeres hortulanus

Halichoeres marginatus

Halichoeres melanurus

Halichoeres miniatus

Halichoeres papilionaceus

Halichoeres prosopeion

Halichoeres scapularis

Hemigymnus fasciatus

Hemigymnus melapterus

Iniistius pavo

Labrichthys unilineatus

Labroides dimidiatus

Macropharyngodon ornatus

Novaculichthys taeniourus

Oxycheilinus celebicus

Oxycheilinus digrammus

Pseudocheilinops ataenia

Pseudocheilinus evanidus

Pseudocheilinus hexataenia

Pteragogus enneacanthus

Pteragogus guttatus

Stethojulis interrupta

Stethojulis trilineata

Thalassoma hardwickii

Thalassoma lunare

A large fish group varying in size from the tiny Pseudocheilinops ataenia (5 cm) to Cheilinus undulatus (2 m). Body shape various from slender to deep-bodied and slightly to strongly compressed. Mouth usually terminal, protractile; teeth on jaws conical, usually some canines anteriorly. Dorsal fin continuous with VIII-XIV spines without a notch between spinous and soft portions; anal fin with III spines (reduced to II in some species). Scales cycloid. Most wrasses very colorful; juveniles frequently differ in color from adults, and many species exhibit sexual dichromatism, generally associated with a change in sex from female to male.

Similar family. Scaridae are similar in many characters to Labridae but they have beak like tooth plates on the jaws.

Kelompok ikan-ikan yang mempunyai ukuran bervariasi dari yang kecil Pseudocheilinops ataenia (5 cm) sampai Cheilinus undulatus (2 m). Bentuk badan bervariasi dari kurus sampai tinggi dan dari sedikit sampai sangat pipih. Mulut biasanya terminal, dapat disembulkan; gigi dirahang conical, biasanya beberapa diantaranya gigi canine di bagian dalam. Sirip punggung kontinyu dengan VIII-XIV jari-jari keras tanpa lekukan antara bagian yang keras dan lunak; sirip dubur dengan III jari-jari (berkurang menjadi II pada beberapa jenis). Sisik lingkaran. Sebagian besar ikan ini sangat berwarna-warni; ikan-ikan muda seringkali berbeda dengan ikan-ikan dewasa, dan beberapa jenis mempunyaik sifat dichromatism, pada umumnya berasosiasi dengan pergantian kelamin dari betina ke jantan.

Famili serupa. Scaridae adalah mirip pada beberapa karakter dengan Labridae tetapi mempunyai gigi paruh pada rahang.








LEIOGNATHIDAE

Pony fishes, slimies, or slipmouths Peparek
by Seishi Kimura, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Gazza minuta

Gazza rhombea

Leiognathus fasciatus

Leiognathus leuciscus

Leiognathus splendens

Secutor indicius

Small to medium sized marine and brackish fishes. Body slimy and deep, ovate, strongly compressed, except a few species; head usually naked with bony ridges on upper surface; a median bony ridge (crest) on nape; scales small cycloid, easily shed; gill membranes united with isthmus; mouth small, highly protrusible; no pseudo-branchiae; unique light organ encircling the posterior part of esophagus. A single dorsal fin, lacking a distinct notch, with VII-IX spines (usually VIII) and 14-17 soft rays; anal fin usually with III spines and 13-14 soft rays; pelvic fin I, 5; caudal fin forked; vertebrae 22-24.

Similar families. Gerreidae: scales large; head scaled; scaly sheath along the bases of dorsal and anal fins well developed. Carangiae: two dorsal fins; mouth not highly protrusible.

Termasuk ikan-ikan laut dan rawa yang berukuran kecil sampai sedang. Badan ramping dan tinggi, bulat telur, sangat pipih, kecuali beberapa jenis; kepara biasanya licin tanpa sisik dengan daerah bergerigi tulang di bagian atas permukaan; puncak daerah bergerigi tulang di membran insang bergabung dengan isthmus; pseudobranchiae, terdapat organ chhaya yang spesial yang memgelilingi bagian belakang eshophagus. Satu sirip punggung tanp lekukan yang jelas, dengan VII-IX jari-jari keras (biasanya VIII) dan 14-17 jari-jari lunak; sirip dubur biasanya dengan III jari-jari kerasdan 13-14 jari-jari lunak; sirip perut I, 5; sirip ekor cagak; tulang belakang 22-24.

Jenis serupa. Gerreidae: sisik besar; kepala bersisik; dasar sirip punggung dan sirip dubur dengan daerah bersisik yang berkembang. Carangiae: dua sirip punggung; mulut kurang dapat di keluar masukkan.








LETHRINIDAE

Emperors Lencam
by Koichi Shibukawa, Teguh Peristiwady, and Sasanti R. Suharti




Gnathodentex aureolineatus

Gymnocranius griseus

Lethrinus erythracanthus

Lethrinus erythropterus

Lethrinus genivittatus

Lethrinus ornatus

Lethrinus semicinctus


Medium to large-sized fishes. Body compressed covered with ctenoid scales; cheek without scales; pelvic fin axillary scales well developed. Mouth terminal with relatively thick lips, strong canines at front of jaws; either conical or molariform teeth on sides of jaws; not teeth on roof of mouth. Dorsal fin continuous with a notch, containing X spines and 9 or 10 soft rays; anal fin with III, 8-10; caudal fin emarginate to forked.

Similar families occurring in Indo-West Pacific. Lutjanidae: teeth on mouth roof and scaled cheek. Sparidae: usually more spines in dorsal fin and scaled cheek.

Termasuk ikan-ikan yang berukuran sedang sampai besar. Badan pipih terutup oleh sisik sisir; pipi tanpa sisik; axillary scales di sirip peerut berkembang baik. Mulut terminal dengan bibir yang relatif tebal, bagian depan rahang dengan gigi canine yang kuat; pada rahang bagian sampaing terdapat bentuk gigi conical dan molar; tidak terdapat gig di bagian atas rongga mulut. Sirip punggung ticak terputus dengan lekukan, terdiri dari X jari-jari keras dan 9 atau 10 jari-jari lunak; sirip dubur dengan III,8-10; sirip ekor emarginated sampai cagak.

Famili serupa yang terdapat di Indo-Pasific Barat. Lutjanidae: gigi di bagian atas rongga mulut dan pipi bersisik. Sparidae: biasanya lebih banayk jari-jari keras di sirip punggung dan pipi bersisik.








LOBOTIDAE

Triple tails Kakap batu
by Seishi Kimura, Sasanti R. Suharti, and Teguh Peristiwady




Lobotes surinamensis


Medium to large sized marine, brackish, and freshwater fishes. Body oblong, moderately deep, compressed; vomer and palatines toothless; posterior margin of preopercle finely to coarsely serrated; opercle with 1 or 2 flat spines. A single dorsal fin with XI-XIII, 13-16; anal fin with III, 8-11; pelvic fin with I, 5; caudal fin rounded; posterior lobes of soft ray portion of dorsal and anal fins broadly rounded and extending beyond base of caudal fin.

Similar families. Haemuludae: presence of chin pores. Lutjanidae: caudal fin truncate, emarginate, or forked; vomer and/or palatines usually with teeth.

Termauk ikan laut, air payau, dan ikan air tawar yang berukuran sedang sampai besar. Badan lonjong, agak tinggi, pipih; vomer dan palatine tidak bergigi; pinggiran belakang preoperkulum bergerigi halus sampai kasar; operkulum dengan 1 atau 2 duri pipih. Sirip punggung satu dengan XI-XIII, 13-16; sirip dubur dengan III, 8-11; sirip perut dengan I, 5; Sirip ekor bundar; bagian belakang jari-jari lemah cuping sirip punggung dan sirip dubur sangat bundar dan memanjang sampai dibawah dasar sirip ekor.

Famili-famili serupa. Haemuludae: adanya pori-pori dagu. Lutjanidae: sirip ekor terpotong, berlekuk, atau cagak; vomer dan/atau palatine pada umumnya dengan gigi.









LUTJANIDAE

Snappers Kakap
by Teguh Peristiwady, Sasanti R. Suharti, and Seishi Kimura




Aphareus furca

Aphareus rutilans

Aprion virescens

Caesio caerulaurea

Caesio lunaris

Dipterygonotus balteatus

Etelis carbunculus

Lutjanus argentimaculatus

Lutjanus bengarensis

Lutjanus biguttatus

Lutjanus bohar

Lutjanus boutton

Lutjanus carponotatus

Lutjanus fulvus

Lutjanus gibbus

Lutjanus rivulatus

Macolor macularis

Macolor niger

Paracaesio kusakarii

Pristipomoides flavipinnis

Pterocaesio diagramma

Pterocaesio pisang

Pterocaesio tessellata

Pterocaesio tile

Medium to large sized marine and brackish fishes. Body oblong, usually compressed, covered with ctenoid scales; mouth medium or large, terminal; enlarged canine teeth usually present on jaws, small teeth on palatines and usually on vomer. A single dorsal fin with X-XII, 10-17; anal fin with III, 7-11; pelvic fin with I, 5; caudal fin truncate to deeply forked. Snout and suborbital area without scales; preopercle scaled; no spines on opercle.

Similar families. Haemuludae: suborbital area scaled; no teeth on palatines. Lethrinidae: dorsal fin X, 9-10; no teeth on vomer and palatines. Nemipteridae: dorsal fin X, 9; no teeth on vomer and palatines. Sparidae: no teeth on palatines; a single spine on opercle.

Termasuk ikan-ikan air laut dan air payau yang berukuran sedang sampai besar. Badan oblong, biasanya pipih, tertutup oleh sisik sisir; mulut sedang atau besar, terminal; biasanya terdapat gigi yang besar di rahang, gigi yang kecil di palatin dan biasanya juga pada vomer. Mempunyai satu sirip punggung dengan X-XII, 10-17; srip dubur dengan III, 7-11; sirip perut I, 5; sirip ekor truncate sampai sangat cagak. Moncong dan daerah suborbital tidak bersisik; tulang penutup insan tidak berduri.

Famili serupa. Haemuludae: daerah suborbital beresisik; tidak terdapat gigi pada palatin. Lethrinidae: sirip unggung X, 9-10; pada vomer dan palatin tidak terdapat gigi. Nemipteridae: sirip unggung X, 9; pada vomer dan palatin tidak terdapat gigi. Sparidae: pada palatin tidak terdapat gigi; satu duri pada tulang penutup insang.






SUMBER : http://research.kahaku.go.jp/zoology/Fishes_of_Bitung/data/browser.html

Tidak ada komentar: